ANTARIKSA 2026: Literasi Edukasi Bahaya Judi Online di Kalangan Siswa SMA Negeri 1 Sedayu
Yogyakarta, 29 April 2026 – Ajang Kreativitas Komunikasi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (ANTARIKSA) sukses menyelenggarakan kegiatan Roadshow ANTARIKSA di SMA Negeri 1 Sedayu pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 52 siswa dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar akan bahaya judi online (judol).
Acara dibuka dengan penyampaian sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sedayu, Suwarsono. Dalam sambutannya, beliau menyerukan akan pentingnya sikap tegas terhadap praktik judi online.
“Kalau dari saya pribadi judol itu dilarang. Kalau dari sekolah tentu tidak dibenarkan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengisian pretest untuk mengukur pemahaman awal siswa mengenai judi online. Sebagai bentuk kampanye interaktif, peserta juga diberikan sweetcard berupa kertas yang berisi animasi tentang judol dan scan QR petisi penolakan judi online, disertai permen sebagai ajakan yang menarik.
Selanjutnya, pemateri yang merupakan mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menyampaikan materi secara komprehensif. Mulai dari pengertian judi online, faktor penyebab maraknya judi online, hingga dampaknya baik dari sisi sosial, ekonomi, dan psikologis. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan agar tidak terjerumus dalam judi online.
![]() |
![]() |
Antusiasme siswa semakin terlihat ketika sesi tanya jawab, di mana beberapa siswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Salah satu siswa turut menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini.
“Menurut saya ini sangat mengedukasi untuk kita semua sebagai pelajar agar tidak terjerumus ke judi online,” ujar Fadli.
Demi menjaga kondusifitas dan keaktifan siswa, kegiatan diselingi dengan ice breaking dan permainan spin wheel yang berisi berbagai tantangan serta hadiah menarik. Kegiatan semakin bermakna dengan adanya pembacaan pernyataan sikap menolak segala bentuk judi online secara bersama yang dipimpin oleh Risdiyanta selaku Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Sedayu dan diikuti oleh seluruh siswa yang hadir.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan sertifikat dan plakat kepada pihak sekolah, serta sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya legiatan ini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif dan menjadi langkah preventif dalam membangun generasi muda yang lebih sadar dan bijak akan bahaya judi online di era perkembangan digital yang sangat cepat seperti saat ini.
Penulis: Khairunisa Trisna Safitri


Kirim Komentar