artikel

Gambar Bentuk, Komposisi Gambar, dan Proporsi Gambar

Rabu, 22 Januari 2025 / artikel

 Pengertian Menggambar Bentuk

    Menggambar bentuk pada prinsipnya menjadikan mata seniman sebagai kamera atau alat perekam untuk benda mati yang menjadi objek gambar kemudian menggambarkan benda tersebut ke media gambar dengan bentuk yang sama persis dengan yang apa yang seniman lihat secara langsung. Seniman menggambar objek benda secara objektif sesuai keadaan yang sebenarnya. Artinya, dalam menggambar objek benda digambar sesuai dengan keadaan yang sebenarnya baik bentuk, tekstur, warna dan gelap terangnya. Dengan demikian, menggambar bentuk merupakan suatu gagasan bentuk yang diwujudkan ke dalam objek dua dimensi menggunakan keahlian tangan dengan bentuk bidang, garis, media titik, warna, gelap terang dan tekstur yang dibuat dengan memperhatikan ketepatan bentuk, proporsi, komposisi serta perspektif sehingga menghasilkan karya yang indah dan mirip dengan aslinya. Dapat dikatakan menggambar bentuk sama dengan menjiplak gambar suatu benda mati yang dilakukan bersamaan dengan melihat benda tersebut secara langsung.
   Kegiatan menggambar bentuk tidak sama dengan menggambar ilustrasi atau menggambar ekspresi, karena harus dilakukan dengan melihat objek secara langsung, bukan merupakan khayalan atau imajinasi seniman. Dalam menggambar bentuk harus mencermati bagian-bagian yang terkena sinar matahari (gelap-terangnya) sehingga bayangan, gelap terang benda dapat digambar sesuai wujud nyatanya. Menggambar bentuk membutukan pengamatan, ketelitian, dan pemahaman detail-detail unsur seni rupa sehingga hasil gambar terlihat seperti bentuk aslinya. Terdapat 3 (tiga) kategori bentuk benda, yaitu:
1. Benda kubistis
Benda kubistis ialah benda-benda yang bentuk dasarnya berupa kubus atau balok, seperti meja, kursi, dipan, dan lain-lain.
2. Benda silindris
Benda silindiris ialah benda-benda yang memiliki bentuk menyerupai tabung, seperti gelas, ember, botol dan lain-lain.
3. Benda tak beraturan atau bebas
Benda tak beraturan ialah benda-benda yang tidak memiliki keteraturan atau terlepas dari bentuk geometris, seperti buah, manusia, tanaman, dan lain-lain.
 
" Dalam proses menggambar, sesungguhnya ketrampilan yang dikuasai hanya garis dan bidang, sebagai elemen dasar dari suatu bentuk seni rupa dua dimensi. Garis dalam menggambar memiliki pemaknaan yang sangat kuat dan berpengaruh, karena akan menjadi dasar penentu utama dalam mencari sebuah bentuk. Garis memiliki dua jenis garis, yaitu garis lurus dan garis lengkung "

 

Langkah-Langkah
Dalam menggambar bentuk, terdapat langkah-langkah yang harus disiapkan, yaitu:
1. Pengamatan
    Langkah awal yang harus diakukan sebelum menggambar bentuk adalah mengenali objek bendanya terlebih dahulu, termasuk ke dalam jenis benda apa, bagiamana teskturnya, seperti apa warnanya dan sebagainya. Khusus dalam membuat gambar suasana (keperluan portofolio SNBP SNBT), pendekatan yang dapat dipakai adalah 5 W + 1H  (what, where, when, who, why, how). Melalui pendekatan 5 W + 1 H, dapat membantu membuat gambar suasana yang informatif dan kompleks (lengkap terisi)
2. Membuat sket
    Pada dasarnya sketsa merupakan gambar kasar yang bersifat sementara dengan tujuan untuk dikerjakan lebih lanjut sebagai lukisan yang utuh. Tujuan utama membuat sketsa adalah untuk menghasilkan bentuk dasar objek dengan posisi yang benar. Perhatikan bentuk umum bahan yang akan digambar. Amati bentuk-bentuk utama yang mewakili objek keseluruhan, posisi, kemiringan, serta garis-garis utama objek secara proporsional.
3. Menentukan cahaya atau gelap-terang
   Terdapat beberapa tehnik dalam menentukan gelap terang dalam menggambar bentuk salahsatunya adalah teknik arsir. penjelasan detail mengenai teknik arsir dapat disimak melalui tautan berikut LINK
 

Catatan dalam membuat gambar suasana guna portofolio seni rupa SNBP SNBT 

  1. Gambar suasana yang baik adalah gambar yang INFORMATIF. Dengan pendekatan 5W + 1H (what, where, when, who, why, how) dapat membantu membuat gambar suasana yang informatif.
  2. Dalam membuat gambar suasana, pastikan bahwa gambar suasana anda informatif, selesai (seluruh ruang kertas terisi), garis (hitam, tidak samar samar tetapi tidak menjadi outline)
 
Prinsip Gambar Bentuk
Prinsip dalam menggambar bentuk yang harus diperhatikan antara lain:
1. Perspektif
   Perspektif ialah tehnik menggambar dengan mengambil sudut pandang objek sesuai dengan sudut pandang dari sang seniman. Teknik menggambar perpekstif sendiri biasanya menggunakan garis-garis yang diletakkan secara horizon, letak benda dan jumlah titik hilang. sehingga hasilnya akan menghasilkan gambar 3 dimensi yang sesuai dengan pandangan mata. Perpektif berguna untuk membuat latar gambar (background) berupa bangunan , ruangan, maupun landscape pemandangan alam. Penjelasan detail mengenai teknik presprektif dapat disimak melalui tautan berikut LINK
2. Proporsi
   Proporsi adalah prinsip yang membandingkan antara bentuk yang satu dengan yang lain atau keseluruhan. Dalam hal ini susunan objek gambar antara yang satu dengan yang lain harus seimbang dan tidak boleh ada yang lebih menonjol.
3. Komposisi
   Dalam menggambar tedapat tata letak yang perlu di perhatikan, apabila komposisi susunan atau tata letak gambar diatur dengan tepat maka akan membuat objek gambar itu semakin indah dan menyatu.
4. Gelap terang
   Teknik gelap terang ialah teknik dimana membuat efek gambar gelap dan terang seperti terkena cahaya. Objek yang terkena cahaya akan terlihat terang sedangkan bagian lain yang tidak terkena cahaya akan terlihat gelap. Membuat gambar gelap dapat dilakukan dengan teknik arsir dengan sangat tebal sedangkan untuk memberikan kesan terang bisa mengarsir dengan tipis.
5. Bayang-bayang
   Objek benda yang terkena sinar akan menghasilkan bayangan di belakangnya, tergantung penyinarannya. Bayangan walaupun hanya tipis atau samar-samar harus ada karena agar tampak seperti nyata.
 
Berikut penjelasan mengenai proporsi membuat gambar anatomi manusia, hewan, dan tumbuhan 

    Kirim Komentar

    Designed & Developed by Citraweb